Jumat, 19 November 2010

CPNS SUMUT 2010

KUOTA CPNS SUMUT BERTAMBAH MENJADI 8.375 ORANG

Kuota penerimaan calon pegawai negeri sipil di Sumatera Utara untuk tahun 2010 bertambah dari 7.690 menjadi 8.375 orang untuk tingkat pemerintah provinsi dan 31 kabupaten/kota.

"Ada penambahan sebanyak 685 orang," kata Kepala Badan kepegawaian Daerah Sumut Suherman usai Rapat Kerja Kepegawaian Pemprov dan Pemkab/Pemko di Sumut di Medan, Jumat (12/11).

Suherman mengatakan, penambahan itu terjadi untuk formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Pemko Medan, termasuk Pemkab Batubara dan Pemkab Padang Lawas Utara yang merupakan daerah pemekaran.

Secara keseluruhan dirincikan, Pemprov Sumut (290 orang), Kota Medan (324 orang), Binjai (153 orang), Pematang Siantar (160 orang), Tebing Tinggi (171 orang), Padang Sidempuan (210 orang), Sibolga (360 orang), dan Gunung Sitoli (302 orang).

Kemudian, Kabupaten Deli Serdang ( 287 orang), Serdang Bedagai (287 orang), Langkat (285 orang), Karo (196 orang), Dairi (238 orang), Simalungun (219 orang), Tapanuli Utara (203 orang), Pakpak Bharat (249 orang), Humbang Hasundutan (239 orang), Samosir (277 orang), Tapanuli Selatan (229 orang), dan Mandailing Natal (280 orang).

Selanjutnya, Padang Lawas (360 orang), Padang Lawas Utara (313 orang), Tapanuli Tengah (236 orang), Asahan (250 orang), Batubara (370 orang), Labuhan Batu (219 orang), Labuhan Batu Selatan (299 orang), Labuhan Batu Utara (324 orang), Nias (256 orang), Nias Selatan (269 orang), Nias Utara (304 orang), dan Nias Barat (340 orang).

Namun dua daerah lain yakni Kabupaten Toba Samosir dan Pemko Tanjung Balai tidak melakukan penerimaan CPNS yang akan dilakukan pada akhir tahun 2010 tersebut.

"Mereka mengalami keterbatasan anggaran dalam pembiayaan aparatur," kata Suherman.

Ia menambahkan, berdasarkan koordinasi dalam rapat kerja itu, disepakati tahapan penerimaan CPNS dimulai pada 20 November hingga 4 Desember 2010 untuk proses pendaftaran.

Kemudian, dilanjutkan pada 15 Desember 2010 untuk proses ujian.

"Sedangkan pengumumannya dilaksanakan pada 22 Desember," katanya.

Suherman menjelaskan, formasi yang akan diterima dalam penerimaan CPNS 2010 itu adalah tenaga kependidikan (3.230 orang), tenaga kesehatan (2.254 orang), dan tenaga teknis (2.891 orang).

Pihaknya telah mengeluarkan surat edaran terhadap Pemkab/Pemko yang akan melaksanakan penerimaan CPNS itu untuk menjadikan perguruan tinggi negeri di Sumut sebagai mitra.

Imbauan itu dimaksudkan untuk efisiensi dan memudahkan proses koordinasi dan pengawasan terhadap proses penerimaan CPNS yang akan dilakukan.

Suhermana menegaskan bahwa proses penerimaan CPNS di Sumut itu akan dilakukan dengan penuh transparansi dan kejujuran. "Tidak 'deal-dealan'," katanya.


Kuota penerimaan calon pegawai negeri sipil di Sumatera Utara untuk tahun 2010 bertambah dari 7.690 menjadi 8.375 orang untuk tingkat pemerintah provinsi dan 31 kabupaten/kota.

"Ada penambahan sebanyak 685 orang," kata Kepala Badan kepegawaian Daerah Sumut Suherman usai Rapat Kerja Kepegawaian Pemprov dan Pemkab/Pemko di Sumut di Medan, Jumat (12/11).

Suherman mengatakan, penambahan itu terjadi untuk formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Pemko Medan, termasuk Pemkab Batubara dan Pemkab Padang Lawas Utara yang merupakan daerah pemekaran.

Secara keseluruhan dirincikan, Pemprov Sumut (290 orang), Kota Medan (324 orang), Binjai (153 orang), Pematang Siantar (160 orang), Tebing Tinggi (171 orang), Padang Sidempuan (210 orang), Sibolga (360 orang), dan Gunung Sitoli (302 orang).

Kemudian, Kabupaten Deli Serdang ( 287 orang), Serdang Bedagai (287 orang), Langkat (285 orang), Karo (196 orang), Dairi (238 orang), Simalungun (219 orang), Tapanuli Utara (203 orang), Pakpak Bharat (249 orang), Humbang Hasundutan (239 orang), Samosir (277 orang), Tapanuli Selatan (229 orang), dan Mandailing Natal (280 orang).

Selanjutnya, Padang Lawas (360 orang), Padang Lawas Utara (313 orang), Tapanuli Tengah (236 orang), Asahan (250 orang), Batubara (370 orang), Labuhan Batu (219 orang), Labuhan Batu Selatan (299 orang), Labuhan Batu Utara (324 orang), Nias (256 orang), Nias Selatan (269 orang), Nias Utara (304 orang), dan Nias Barat (340 orang).

Namun dua daerah lain yakni Kabupaten Toba Samosir dan Pemko Tanjung Balai tidak melakukan penerimaan CPNS yang akan dilakukan pada akhir tahun 2010 tersebut.

"Mereka mengalami keterbatasan anggaran dalam pembiayaan aparatur," kata Suherman.

Ia menambahkan, berdasarkan koordinasi dalam rapat kerja itu, disepakati tahapan penerimaan CPNS dimulai pada 20 November hingga 4 Desember 2010 untuk proses pendaftaran.

Kemudian, dilanjutkan pada 15 Desember 2010 untuk proses ujian.

"Sedangkan pengumumannya dilaksanakan pada 22 Desember," katanya.

Suherman menjelaskan, formasi yang akan diterima dalam penerimaan CPNS 2010 itu adalah tenaga kependidikan (3.230 orang), tenaga kesehatan (2.254 orang), dan tenaga teknis (2.891 orang).

Pihaknya telah mengeluarkan surat edaran terhadap Pemkab/Pemko yang akan melaksanakan penerimaan CPNS itu untuk menjadikan perguruan tinggi negeri di Sumut sebagai mitra.

Imbauan itu dimaksudkan untuk efisiensi dan memudahkan proses koordinasi dan pengawasan terhadap proses penerimaan CPNS yang akan dilakukan.

Suhermana menegaskan bahwa proses penerimaan CPNS di Sumut itu akan dilakukan dengan penuh transparansi dan kejujuran. "Tidak 'deal-dealan'," katanya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar